Wednesday, July 22, 2015

Bahasa Marketing yang menjebak Rakyat

Hal yang akan dibahas tulisan ini, yakni pemimpin indonesia, yakni mereka yang telah jelas memakan gaji dari rakyat. Yaitu Bahasa menjebak rakyat demi memenuhi keinginan "BISNIS" semata. melupakan undang-undang tentang segala kekayaan alam hanya diperuntukkan untuk kesejahteraan rakyat.
Tapi realitanya, TIDAK !! Bahkan yang lebih sadis adalah mereka menjebak rakyat untuk memenuhi kebutuhan mereka. Mereka meminta bayaran yang besar untuk jualan barang kami (rakyat). Mereka meminta kami untuk membeli barang milik kami dengan harga yang mahal. dan mereka katakan "Hanya orang miskin yang membeli barang murah" atau " Kami mensubsidi buat orang miskin atau rakyat".
Apa saja yang mereka katakan bahwa kami disubsidi (diberi bantuan) atas ketidak mampuan kami ?
1. GAS LPJ
2. Premium
3. Listrik
Padahal sekali-kali tidak, mereka itu telah berdagang terhadap harta milik kami, sementara kami diminta untuk membeli dengan harga yang mahal.
Akan kami catat sampai kapanpun, siapa yang bisa dan masih mengambil kebijakan tersebut.
Hari ini saya tulis dan tunjukkan bukti bahwa kita telah ditipu oleh pemakan harta rakyat.



dirut Pertamina tahun 2015 adalah 
Dr. Ir. Soetjiopto

Atas pengangkatan dari Menteri BUMN tahun 2015
 Rini M Soemarno

pada masa pemerintahan

Ir Joko Widodo

Walaupun secara objektif, saya katakan kebijakan ini sudah ada sejak masa pemerintahan SBY, tetapi di pemerintahan sekarang, ternyata pemimpin-pemimpin kita tidak menyadari akan hal ini sehingga tidak bisa melakukan perubahan yang berarti. Sesungguhnya rakyat tersakiti walau hanya dengan kata-kata apalagi dengan kekerasan ataupun dengan perampokan kekayaan. 



No comments:

Post a Comment