Monday, December 7, 2015

Pilkada serentak Kabupaten Demak 2015

Kabupaten Demak tahun ini mengikuti pilkada serentak untuk memilih calon bupati dan wakil bupati Tahun 2015 yang diikuti oleh 3 pasangan calon :
1. Nasir - JOS : M. Natsir dan Joko Santoso
2. DADI : dachirin - Edi
3. HARUM : Harwanto dan Muctarum



Tuesday, September 29, 2015

Gambar-gambar sejarah tentang pelanggaran HAM tentang SALIM KANCIL








Menarik komentar salah satu masyarakat indonesia :








Semua LSM bekerja sama. Kita lihat hasilnya ! tentang SALIM KANCIL

Kita berharap banyak keberhasilannya.

Merdeka.com - Tim Advokasi Tolak Tambang Pasir Lumajang mendesak Polres Lumajang, Jawa Timur, serius untuk mengusut tuntas para pelaku dan aktor intelektual penganiayaan terhadap dua aktivis warga yang menolak tambang hingga menyebabkan satu aktivis meninggal dunia.

Dua aktivis petani yang menolak penambangan pasir di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang yakni Salim Kancil dan Tosan dianiaya oleh massa hingga Salim meninggal dunia dan Tosan mengalami luka parah, Sabtu (26/9).

"Kami mendesak polisi dan aparat penegak hukum lainnya untuk serius dalam mengusut pelaku pembantaian terhadap Salim Kancil dan Tosan hingga aktor intelektual dibalik aksi kekerasan tersebut," kata juru bicara Tim Advokasi Tolak Tambang Pasir Lumajang, A'ak Abdullah Al-Kudus di Lumajang, seperti dikutip dari Antara, Senin (28/9).

Menurutnya, kekerasan yang terjadi di Desa Selok Awar-Awar itu membuktikan perlindungan terhadap warga yang berjuang menolak penambangan pasir belum terjamin.

"Anggota Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Desa Selok Awar-Awar sebelumnya sudah melaporkan adanya ancaman itu ke Polres Lumajang, namun tidak ditanggapi serius oleh polisi," tuturnya.

Untuk itu, lanjut dia, Tim Advokasi yang terdiri dari LSM Laskar Hijau, Walhi Jawa Timur, Kontras Surabaya, dan LBH Disabilitas mendesak Pemkab Lumajang segera menutup seluruh penambangan pasir di pesisir selatan Kabupaten Lumajang.

"Kami juga meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk segera memberikan perlindungan kepada saksi dan korban atas kejadian penganiayaan yang sadis itu," ucap A'ak yang juga Koordinator LSM Laskar Hijau.

Tim Advokasi juga berharap Komnas HAM segera turun ke lapangan untuk melakukan investigasi penganiayaan aktivis lingkungan itu dan meminta Komnas Perlindungan Anak dan Perempuan (KPAI) untuk memberikan trauma healing kepada anak dan cucu almarhum Salim Kancil.

"Saat kejadian penganiayaan di Balai Desa Selok Awar-Awar, ada sejumlah anak-anak PAUD yang menyaksikan aksi kekerasan yang dilakukan massa terhadap korban Salim," paparnya.

Berdasarkan catatan Tim Advokasi Tolak Tambang Pasir Lumajang, massa awalnya melakukan penganiayaan terhadap Tosan dengan menggunakan berbagai benda tumpul, bahkan korban sempat dilindas dengan sepeda motor hingga mengalami luka parah dan dilarikan ke puskesmas setempat.

Setelah menganiaya Tosan, massa yang berjumlah sekitar 30 orang itu menuju ke rumah Salim Kancil yang sedang menggendong cucunya. Korban dipukul dengan kayu dan batu, kemudian korban diseret menuju ke balai desa setempat sekitar 2 kilometer dari rumah korban dan mendapat penyiksaan yang tidak manusiawi hingga aktivis penolak tambang pasir itu meninggal dunia.

Sementara Kapolres Lumajang AKBP Fadli Munzir Ismail saat dihubungi per telepon berkali-kali tidak diangkat.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan polisi akan mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia di Lumajang tersebut.

"Kasus itu menjadi atensi Kapolda Jatim dan sejumlah penyidik Polda juga turun ke Lumajang untuk membantu Polres Lumajang dalam menangani kasus penganiayaan berat itu," katanya saat dihubungi per telepon dari Lumajang.

Apa yang akan dilakukan POLRI ? tentang SALIM KANCIL

Inilah kata-kata Bapak Kepala Polisi kita. Ayo terus awasi ! Kita akan menjadi para pengenang sejarah !
==

Merdeka.com - Polda Jawa Timur menetapkan 18 tersangka dalam kasus pembantai sadis dua petani Desa Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, yang menolak adanya penambangan pasir liar di daerahnya. Kasus pembantaian yang disaksikan warga desa dan petinggi desa ini, terjadi pada Sabtu lalu (26/9).

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol R Prabowo Argo Yuwono mengaku pihaknya tidak akan menutup mata atas kasus ini, termasuk akan menindak tegas polisi yang diketahui menjadi backing, atau terlibat langsung pembantaian atas diri Salim Kancil dan penganiayaan terhadap Tosan, yang hingga hari ini masih dirawat di rumah sakit.

"Sudah ada 36 orang yang tengah kita periksa dan ada 18 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dan hingga saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan secara maraton," kata Argo di Mapolda Jawa Timur, Senin (28/9).

Lanjut Argo, untuk pemeriksaan hari ini, tujuannya untuk mengetahui peran masing-masing pelaku dengan cara mencocokkan sejumlah alat bukti yang ditemukan di lapangan. "Kasus ini masih ditangani Polres Lumajang diback-up Polda Jatim. Kita masih belum akan melimpahkan kasus ini ke Mabes Polri," akunya.

( Kata-kata ini yang bikin hopeless terhadap hasil akhir dari penyelidikan POLDA Jawa Timur. Saya takut kalo hanya setingkat POLDA apakah di dalamnya bersih dan bebas dari kepentingan ? Apalagi yang dihadapi ini adalah orang beruang. Semoga para pemimpin yang adil di bumi ini bisa langsung mengambil bagian penting dari pengusutan kasus ini. ) - Komentar

Seperti diberitakan, pada 26 September lalu, sekitar 40 orang pro penambangan pasir menjemput paksa dan menganiaya warga Desa Selok Awar-Awar, Tosan di rumahnya. Usai menganiaya Tosan, gerombolan ini kemudian mendatangi rumah Salim Kancil, yang berada sekitar dua kilometer dari balai desa setempat.

Tubuh Salim diikat dan diseret menuju balai desa dengan disaksikan warga setempat. Di balai desa, Salim disiksa dan disetrum dengan listrik hingga tewas.

Siaran Pers Kontras tentang SALIM KANCIL

dari media kontras berikut :


Pasir Berdarah di Tanah Lumajang
28 SEPTEMBER 2015  DILIHAT 7,151 KALI

Sekali lagi kekerasan terhadap pejuang pembela keselamatan lingkungan kembali terjadi. Sabtu, 26 September 2015, dua orang warga desa Selok Awar-Awar yang dikenal sebagai aktivis penolak tambang pasir yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajangdiambil paksa dari rumahnya, kemudian dianiaya oleh kurang lebih 40 orang hingga mengakibatkan satu orang meninggal dan satu orang terluka parah.

Tosan didatangi segerombolan orang pada sekitar pukul 07.30. Kurang lebih 40 orang dengan menggunakan kendaraan bermotor mendatangi rumah Tosan dengan membawa pentungan kayu, pacul, celurit dan batu. Tanpa banyak bicara mereka lalu menghajar Tosan di rumahnya, Tosan berusaha menyelamatkan diri dengan menggunakan sepeda namun segera bisa dikejar oleh gerombolan ini. Tosan ditabrak dengan motor di lapangan tak jauh dari rumahnya. Tak berhenti disitu, gerombolan ini kembali mengeroyok Tosan dengan berbagai senjata yang mereka bawa sebelumnya. Tosan bahkan ditelentangkan ditengah lapangan dan dilindas motor berkali-kali. Gerombolan ini menghentikan aksinya dan pergi meninggalkan Tosan setelah satu orang warga bernama Ridwan datang dan melerai.

Setelah selesai menghajar Tosan, gerombolan ini mengalihkan tujuannya menuju rumah Salim. Saat itu Salim sedang menggendong cucunya yang baru berusia 5 tahun, mengetahui ada yang datang berbondong dan menunjukkan gelagat tidak baik Salim membawa cucunya masuk. Gerombolan tersebut langsung menangkap Salim dan mengikat dia dengan tali yang sudah disiapkan. Mereka kemudian menyeret Salim dan membawanya menuju Balai Desa Selok Awar-Awar yang berjarak 2 kilometer dari rumahnya. Sepanjang perjalanan menuju Balai Desa, gerombolan ini terus menghajar Salim dengan senjata-senjata yang mereka bawa disaksikan warga yang ketakutan dengan aksi ini. Di Balai Desa, tanpa mengindahkan bahwa masih ada banyak anak-anak yang sedang mengikuti pelajaran di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), gerombolan ini menyeret Salim masuk dan terus menghajarnya.Di Balai desa, gerombolan ini sudah menyiapkan alat setrum yang kemudian dipakai untuk menyetrum Salim berkali-kali. Tak berhenti sampai disitu mereka juga membawa gergaji dan dipakai untuk menggorok leher Salim. Namun ajaibnya hampir semua siksaan dengan benda tajam yang ditujukan ke tubuh Salim seolah tidak mempan. Melihat kenyataan bahwa Salim tidak bisa dilukai dengan benda tajam dan keadaan balai desa yang masih ramai, gerombolan tersebut kemudian membawa Salim yang masih dalam keadaan terikat melewati jalan kampung menuju arah makam yang lebih sepi. Di tempat ini mereka kemudian mencoba lagi menyerang salim dengan berbagai senjata yang mereka bawa. Baru setelah gerombolan ini memakai batu untuk memukul, Salim ambruk ke tanah. Mendapati itu, mereka kemudian memukulkan batu berkali-kali ke kepala Salim. Di tempat inilah kemudian Salim meninggal dengan posisi tertelungkup dengan kayu dan batu berserakan disekitarnya.

Kekerasan yang terjadi di desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang ini semakin menegaskan bahwa perlindungan terhadap warga yang berjuang mempertahankan lingkungan dan ruang hidupnya belum terjamin di negeri ini. Sebelum peristiwa penyerangan yang menyebabkan tewasnya Salim, Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang sudah mengadukan ancaman yang dialamatkan kepada mereka. Pada 11 September 2015, Forum sudah melaporkan secara resmi ancaman kepada Tosan ke Polsek Pasirian, namun laporan ini tidak mendapatkan tanggapan yang cukup. Karena nama-nama mereka yang memberikan ancaman sama sekali tidak diproses oleh pihak kepolisian. Orang-orang yang dilaporkan tersebut juga yang kemudian benar-benar melakukan penyerangan terhadap Tosan dan Salim. Jika pihak kepolisian memiliki kesungguhan untuk melindungi keselamatan warga, sejatinya peristiwa tragis ini tidak perlu harus terjadi.

Perihal penolakan warga terhadap aktivitas pertambangan, sesungguhnya juga sudah berlangsung lama. Bukan hanya di Selok Awar-Awar, penolakan aktivitas pertambangan di pesisir selatan Lumajang telah menimbulkan keresahan dan penolakan di berbagai tempat. Sebelumnya di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT ANTAM juga telah menimbulkan konflik. Konflik serupa juga muncul di desa Pandanarum dan Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang. Panjangnya daftar konflik akibat aktivitas pertambangan pasir besi di kawasan pesisir selatan Lumajang ini rupanya tidak menjadi pelajaran bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang beserta aparat keamanannya. Meskipun telah banyak diketahui bahwa tambang-tambang tersebut banyak yang beroperasi secara ilegal dan merusak lahan pertanian pesisir pantai sehingga rentan berkonflik dengan kepentingan petani penggarap lahan pesisir, sama sekali tidak ada tindakan tegas yang dilakukan oleh pemerintah dan aparat penegak hukum. Padahal jika situasi ini terus dibiarkan, konflik yang terjadi akibat aktivitas pertambangan akan terus memburuk di Kabupaten Lumajang.

Oleh sebab itu, Tim Advokasi Tolak Tambang Pasir Lumajang yang terdiri dari: Laskar Hijau, WALHI Jawa Timur, KONTRAS Surabaya, dan LBH Disabilitas dengan ini menyatakan:

Mendesak Kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya untuk serius dalam mengusut para pelaku pembantaian terhadap Salim Kancil dan Tosan hingga aktor intelektual  (intellectual daader) dibalik peristiwa kekerasan di desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang tersebut, dan mengganjar pelaku dengan hukuman seberat-beratnya sesuai pasal 340 KUHP
Mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang untuk segera menutup seluruh pertambangan pasir di pesisir selatan Lumajang.
Meminta agar Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk segera memberikan perlindungan terhadap saksi dan korban
Meminta Komnas HAM agar segera turun ke lapangan dan melakukan Investigasi
Meminta Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk memberikan trauma healing kepada anak dan cucu dari alm. Salim Kancil serta anak-anak PAUD yang menyaksikan insiden penganiayaan alm Salim Kancil di Balai Desa Selok Awar-Awar.


Cp :

Rere Christanto  ( Walhi Jatim) 083857642883

Fatkhul Khoir  (KontraS Surabaya) 081230593651

A’ak Abdullah Al Kudus (Laskar Hijau) 081337339911

Hari Kurniawan (LBH Disabilitas) 081216182423

Ketidak adilan terhadap SALIM KANCIL

Dunia ini apa ada keadilan ? Tidak semua keberanian berani berkata lantang ? Sesungguhnya semua orang omong kosong berbicara kebenaran dan kebaikan. Mungkin Tuhan sudah mengetahui hati kita. Kalo kita ini hanya pembual yang Sholeh. Atau ada yang biasa tapi menjadi penegak yang sejati.
Miris melihat berita ini : 

Tolak Reklamasi Teluk Benoa, Salim Kancil Dibunuh dengan Sadis. Kemana Pemerintah?

Tolak Rekamasi Teluk Benoa- Petani sekaligus aktivis yang bernama Salim Kancil tewas dibunuh oleh sekelompok orang pada hari sabtu, 26 september 2015. Menurut laporan yang beredar, salim kancil dijemput dirumahnya oleh sejumlah preman yang disinyalir suruhan kepala desa, kemudian salim kancil dibawa ke kantor Desa Selok Awar-awar.


Salim kancil dianiaya sampai meninggal oleh sekelompok preman yang menjemputnya. Stelah meninggal, mayat salim kancil dibuang di tepi jalan dekat areal perkebunan warga dan kuburan. Sementara korban lainnya, yaitu Tosan saat ini masih di Rumah Sakit Malang, karena mengalami luka parah dan kritis. Sama seperti salim kancil, Tosan dijemput paksa dari rumahnya oleh sekelompok preman tadi. Salim Kancil dan Tosan merupakan petani dari sejumlah petani yang bersikukuh menolak dan bertahan melakukan  penolakan secara terbuka terhadap pertambangan pasir.


Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan akan merespons laporan terkait dua warga Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, yang telah menjadi korban pembunuhan dan penganiayaan berat atas penolakan kegiatan penambangan pasir.
Ketua Komnas HAM Siti Noor Laila menegaskan pihaknya akan segera membentuk tim untuk menyelidiki kematian dan penganiayan para petani tersebut.
"Komnas HAM merespons secara cepat, karena ini menyangkut keselamatan nyawa manusia, dan Komnas HAM akan melakukan pendalaman, melakukan investigasi tersebut, ini soal pembunuhan dan kegiatan penambangan ilegal itu," ujar Siti yang menerima pengaduan di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Jakarta, Senin (28/9/2015).
Komnas HAM dikatakannya juga akan terus mengawal proses hukum yang saat ini sudah ditangani pihak kepolisian. Menurut Siti pengawalan kasus tersebut penting adanya agar kasus itu bisa berjalan sampai ke pengadilan. "Dan proses penegakan hukumnya akan kita kawal dan kita meminta proses hukumnya terbuka dan adil," katanya.

DETIK-DETIK PEMBUNUHAN ITU. 
Pagi-pagi waktu SalimKancil lagi asyik menggendong cucunya di rumahnya, Puluhan orang mendatanginya. Kemudian SalimKancil menaruh cucunya dilantai. Tangan SalimKancil diikat terus diseret ke balai desa setempat. Sampai balai desa SalimKancil dipukuli dan siksa puluhan orang, distrum Listrik, lanjut digergaji lehernya yang pada akhirnya SalimKancil meninggalkan kita semua, kemudian jenasahnya di buang di jalan depan pintu masuk kuburan. Sumber: Kontras & Walhi Jatim. 

Source: Okezone.com

Sunday, September 27, 2015

Internasional News "Haji tahun 2015"

Satu tragedi yang sangat memukul bagi kaum muslimin, bangsa arab dalam hal ini adalah kerajaan Arab Saudi. Yakni pelaksanaan haji pada tahun 2015 ini banyak terjadi kendala. Tapi dalam hal ini kita tidak akan mencari kambing hitam, mencari-cari orang yang perlu disalahkan, atau menghubung-hubungkan politik atau semacamnya. Kita tidak menyimpulkan atau mempengaruhi pendapat orang lain untuk mengikuti pendapat orang lain.
Informasi dari vivanews di http://nasional.news.viva.co.id/news/read/679373-jemaah-haji-ri-korban-tragedi-mina-bertambah-jadi-22-orang hingga tanggal 27 September sudah mencapai 22 orang untuk jamaah Indonesia sedangkan yang belum ditemukan ada 5 orang.
Sehingga total jumlah meninggal tragedi mina seluruhnya (belum final dan belum ada informasi resmi dari arab saudi) yaitu 717 meninggal dan 800 luka-luka.

Tuesday, August 18, 2015

Kritikan keras kepada pengendara MOGE (motor Gede) dan Institusi POLRI

Elanto Wijoyono menghadang iring-iringan kendaraan sepeda motor gede (moge) yang tengah melakukan konvoi, di simpang empat Condongcatur, Depok, Sleman, Sabtu (15/8/2015) sore.
Bersama dua temannya Elanto berani menghadang iring-iringan kendaraan moge yang dikawal oleh Patwal dari Kepolisian. Tentu saja aksi ini sudah direncanakan oleh Elanto dan kawan-kawan karena mereka sudah membuat jepretan yang pas. Walaupun begitu itu bukanlah satu pandangan negatif dari masyarakat atas aksi mereka justru itu membuat decak kagum atas keberanian mereka bertiga. Di negeri ini, langkah apapun harus direncanakan dengan matang. Berbuat dengan ceroboh hanya akan mati konyol. 
Ini alasan mereka : 
"Ada penggunaan voorijder. Saya melihatnya sebagai penyalahgunaan karena setahu saya voorijder hanya boleh digunakan petinggi negara, tamu kenegaraan, ambulans, dan pemadam kebakaran, bukan pihak swasta," ujarnya di sela aksi yang dilakukan bersama dua temannya, kemarin.

Selanjutnya, Elanto mengatakan, konvoi yang ada, apa pun jenisnya, cenderung selalu melanggar peraturan lalu lintas, dan dia selanjutnya menganggap bahwa selama ini polisi masih melakukan pembiaran atas pelanggaran tersebut.

"Bukan hanya pelanggaran (peraturan) lalu lintas, tetapi pembiaran. Itu juga kami kritik," ujarnya.

Hal serupa diungkapkan rekannya yang ikut dalam aksi tersebut, Andika (19). Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut mengatakan, ia sudah mengamati konvoi moge sejak Jumat (14/8/2015). Banyak sekali konvoi klub motor yang menurut dia melanggar peraturan lalu lintas di seputar DIY.

"Saya sudah memperhatikan, dari kemarin sudah meresahkan warga. Ini jalan umum, bukan dibedakan (berdasarkan) cc (mesin). Kita sama-sama bayar pajak, sama-sama punya hak untuk pakai jalan raya, harusnya saling menghormati," ujarnya.

Kemudian tanggapan dari Divisi Humas Polri menanggapi aksi Elanto sebagai berikut : 
Namun, tindakan Elanto tersebut dianggap sebagai hal yang nekat oleh polisi. Berdasarkan pernyataan yang dilansir Divisi Humas Polri lewat akun Facebook, konvoi moge tersebut di bawah pengawalan polisi dan sudah sesuai prosedur. 

Terus apa yang diberikan pimpinan POLRI kita ? sehingga kita bisa menilai macam mana pemimpin kita saat ini : 
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti membenarkan aksi konvoi motor gede (moge) di Sleman, Yogyakarta, yang menerabas lalu lintas dan mendapat pengawalan kepolisian. Menurut Badrodin, selama polisi menilai bahwa rombongan dalam ukuran besar perlu mendapat prioritas, maka polisi akan melakukan pengawalan. 

Benarkah pengawalan kepolisian terhadap konvoi moge dibenarkan dalam undang-undang? 
Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan terdapat pasal 134 dan pasal 135 memang mengatur tentang kendaraan yang mendapatkan hak utama. 

Di dalam pasal 134, disebutkan pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan dengan urutan sebagai berikut: 
a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas 
b. Ambulans yang mengangkut orang sakit 
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas 
d. Kendaraan pimpinan lembaga negara Republik Indonesia 
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara 
f. Iring-iringan pengantar jenazah 
g. Konvoi dan/atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara. 
Di dalam pasal 135, dipaparkan soal apa saja hak utama yang didapat, yaitu pengawalan petugas kepolisian dan atau penggunaan isyarat lampu merah atau biru dan bunyi sirene

Dari paparan kedua pasal di atas, memang terlihat ada sejumlah kondisi yang membuat pengguna jalan mendapat hak utama. Namun, perlu dijelaskan lebih lanjut soal hak utama bagi konvoi yang tercantum pada pasal 134 huruf g. 

UU 22/2009 ini memberikan penjelasan dan batasan tentang konvoi dan atau kendaraan seperti apa yang berhak mendapat pengawalan. Di dalam rinciannya, tak terdapat konvoi moge menjadi salah satu pengguna jalan yang berhak mendapat hak utama.  

Pada bagian penjelasan pasal 134 huruf g dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan "kepentingan tertentu" adalah kepentingan yang memerlukan penangan segera, antara lain, kendaraan untuk penanganan ancaman bom, kendaraan pengangkut pasukan, kendaraan untuk penanganan huru-hara, dan kendaraan untuk bencana alam

Jika UU 22/2009 tidak mengatur secara khusus soal konvoi moge itu, lalu apa dasar utama diperbolehkannya moge itu? Akankah ada tindakan dari aparat kepolisian?

Setelah kita melihat dasar UU yang mengatur hal tersebut, kita sebagai masyarakat sebenarnya sudah bisa menilai UU kita sudah sesuai tidak memberikan keterpihakan kepada masyarakat tertentu. Tetapi ternyata bagaimana penilaian pemimpin kita yang kadang membenarkan apa yang sudah mereka lakukan. 

Kritik Saran kepada pemimpini-pemimpin kita : 
Memang kita rakyat indonesia sudah kesulitan mencari pemimpin yang mau melakukan evaluasi diri, mau mengakui kesalahan jika bersalah, berani meminta maaf jika bersalah, mau bertanggungjawab atas kesalahan yang dilakukan, dan lebih penting adalah memperbaiki kesalahan. 
Kita tunggu babakan selanjutnya. Jika ada pemimpin yang demikian kami akan mencatat di Indonesia time sebagai seorang yang masuk sejarah Indonesia sebagai sosok pemimpin yang teladan. 

Monday, August 17, 2015

Harga daging yang meroket hingga 120 ribu / KG



Sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Cimindi, Kota Cimahi, Jawa Barat, mogok berjualan daging karena harga daging sapi yang selalu naik. Pedagang tertidur di atas meja kios daging yang kosong di Pasar Palmerah, Jakarta, Senin (10/8/2015). Pedagang daging sapi melakukan aksi mogok jualan karena harga daging terus merangkak naik hingga mencapai Rp 130 ribu/kg. (Liputan6.com/Johan Tallo) Kata para pedagang karena kebijakan impor daging sapi yang dibatasi bahkan sehingga stok barang berkurang sedangkan permintaan banyak. Akibatnya harga semakin naik. 
Pemerintah pun akhirnya turun tangan menyelediki permasalahan di pasar. Pemerintah menilai kementrian pertanian, dan kementrian perdagangan dalam hal ini bertanggungjawab untuk menjaga kestabilan harga di pasar. 
Ada banyak kemungkinan yang menyebabkan permasalahan ini diantaranya : 
1. Pembatasan impor daging sapi membuat para pedagang importir memutar otak untuk bisa membuka kembali kran impor sehingga mencapai omzet yang diharapkan. 
2. Persiapan menghadapi Idul Qurban oleh para pedagang besar yang mungkin akan menggenjot kenaikan harga sapi pada saat hari H idul Qurban.
Pada tanggal 10 Agustus ini, kami Indonesia time mencatat bahwa permasalahan ini masuk dalam sejarah Indonesia dimana harga naik pernah mencapai harga 130rb/Kg Cukup fantastis. Apapun alasan dan penyebab permasalahan ini biar pembaca membuat kesimpulan dan dugaan sendiri. 

Thursday, July 23, 2015

Top Secret : Media tidak bisa dipercaya, tidak proporsional dan objektif

Di Indonesia mencari orang jujur itu sulit. Bahkan media, yang katanya adalah sumber informasi, jika ada sedikit saja kepentingan, maka informasi tak akan lagi bisa dipercaya. 
Media itu seharusnya memberi informasi apa adanya, tdk perlu menambah-nambah atau menutup-nutupi dengan tujuan mencari sensasi, mencari popularitas, membuat pembaca penasaran, sehingga membuat judul tidak sesuai dengan isi, membuat judul yang provokatif supaya banyak orang yang membaca dan ikut masuk dalam komentar yang tidak jelas. Kenapa tidak jelas ? karena mereka yang berkomentar pun tidak bisa memberi informasi yang objektif. 
Salah satu informasi yang saya tulis adalah : informasi berita dari BBC Indonesia. Khusus dalam kasus Kerusuhan Tolikara di Papua, saya yakin informasi BBC ternyata ada tunggangan kepentingan. Apakah kepentingan oleh wartawan nya sendiri, atau bahkan redaktur seluruh BBC. 



Lihat screenshot saya : 
pada screenshot di bawah ini inforemasi yang diselewengkan adalah informasi masjid yang dikatakan sebagai mushola. Tidak mungkin Sholat idul fitri itu dilakukan di mushola. 
Dan ada berita lain dan gambar lain yang jelas benar bahwa papan nama masjid jelas terpampang.
So ... hati-hati dengan media, mana ada yang bisa dipercaya. 
Mau yang pro atau kontra jika memberitakannya tidak proporsional maka lebih baik kita mulai sadar media apa yang kita baca.



Ketika search di Google cari image logonya ternyata masih ada yang mainstream lagi kalo nyenggol masalah SARA : 

Mulai sekarang harus mulai hati-hati memilih media. 
Hari ini 1 media gugur menjadi pilihan saya.

Wednesday, July 22, 2015

Bahasa Marketing yang menjebak Rakyat

Hal yang akan dibahas tulisan ini, yakni pemimpin indonesia, yakni mereka yang telah jelas memakan gaji dari rakyat. Yaitu Bahasa menjebak rakyat demi memenuhi keinginan "BISNIS" semata. melupakan undang-undang tentang segala kekayaan alam hanya diperuntukkan untuk kesejahteraan rakyat.
Tapi realitanya, TIDAK !! Bahkan yang lebih sadis adalah mereka menjebak rakyat untuk memenuhi kebutuhan mereka. Mereka meminta bayaran yang besar untuk jualan barang kami (rakyat). Mereka meminta kami untuk membeli barang milik kami dengan harga yang mahal. dan mereka katakan "Hanya orang miskin yang membeli barang murah" atau " Kami mensubsidi buat orang miskin atau rakyat".
Apa saja yang mereka katakan bahwa kami disubsidi (diberi bantuan) atas ketidak mampuan kami ?
1. GAS LPJ
2. Premium
3. Listrik
Padahal sekali-kali tidak, mereka itu telah berdagang terhadap harta milik kami, sementara kami diminta untuk membeli dengan harga yang mahal.
Akan kami catat sampai kapanpun, siapa yang bisa dan masih mengambil kebijakan tersebut.
Hari ini saya tulis dan tunjukkan bukti bahwa kita telah ditipu oleh pemakan harta rakyat.



dirut Pertamina tahun 2015 adalah 
Dr. Ir. Soetjiopto

Atas pengangkatan dari Menteri BUMN tahun 2015
 Rini M Soemarno

pada masa pemerintahan

Ir Joko Widodo

Walaupun secara objektif, saya katakan kebijakan ini sudah ada sejak masa pemerintahan SBY, tetapi di pemerintahan sekarang, ternyata pemimpin-pemimpin kita tidak menyadari akan hal ini sehingga tidak bisa melakukan perubahan yang berarti. Sesungguhnya rakyat tersakiti walau hanya dengan kata-kata apalagi dengan kekerasan ataupun dengan perampokan kekayaan. 



Tuesday, June 23, 2015

UFC Ultimate Fighting Champion Era baru Inovasi Pecinta Petarungan


Sebenarnya bukan hal baru bagi negara-negara barat sana menyukai hal-hal baru. Mereka pun mencoba menjadikan BISNIS dari hal-hal baru yang ia sukai. Dengan Cara PROFESSIONAL mereka membuat KONSEP dari inovasi baru mereka yang mereka inginkan sebagai BISNIS yang SUKSES. Dengan PROFESSIONALISME pembangunan KONSEP, Marketing, KELEBIHAN-KELEBIHAN inovasi baru ini mampu menyihir semua orang untuk ikut menyukai hal baru. Entah bagaimana orang bisa ikut tergiur mendukung setiap SIHIRAN marketing yang dilakukan oleh mereka.
UFC the Ultimate Fighting Champion adalah saat ini yang tersiar di TV-TV Indonesia. Entah bagaimana bisa masuk ke negeri kita. Ini akan menjadi pengkhalalan awal dengan menyodorkan marketing awal ke tengah-tengah masyarakat Indonesia. Disinyalir bahwa model pertarungan ini lebih aman, dan lebih bagus karena menampilkan pertarungan dengan pertarungan campuran. Mau Jit Jutsu, mau Muang Tai, dll.
Dan saat ini tinggal bagaimana kita menyikapi, bagaimana keluarga kita menyikapi terhadap tontonan-tontonan yang selalu datang dengan inovasi baru. Yang mungkin akan berpengaruh bagi perkembangan pemikiran generasi masa depan kita.
Hari ini akan menjadi awalan apakah khalal atau haram, apakah baik atau buruk. Kemudian seterusnya akan menjadi darah dan daging diri kita. Akan terasa ketika menimbulkan penyakit yang nyata.

Wednesday, May 27, 2015

Beras Plastik (The New Case in Indonesia) in Mei 2015


Setelah dibaca berita di sana dan di sini, ternyata kadang berita munculnya terlalu cepat, dan kesimpulan atau komentar terlalu mendadak untuk berbicara. Memang benar ada yang keracunan ketika memakan nasi, dan dicurigai nasi tersebut ada unsur plastiknya. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh kepolisian ternyata hasilnya negatif. Yang paling dicurigai adalah negara Cina karena negara ini negara yang mampu membuat apapun. Tetapi pun Cina menanggapi bahwa Cina pun tidak akan berani untuk melakukan perbuatan yang berbahaya. Jika di negara-negara tertentu, bisa menjadi kejahatan yang luar biasa, bisa terkena sanksi berat hingga hukuman mati.
Setelah dipastikan kemungkinan ada unsur tercampur atau kesengajaan tercampur dengan bijih plastik. Tapi tidak diproduksi secara massal dan menyegaja untuk dicampurkan ke dalam beras secara produksi.

Wednesday, April 29, 2015

Hukuman Mati menjadi momok di tahun ini

Tahun 2015, tepatnya 29 April 2015 Indonesia melakukan hukuman mati untuk 9 orang gembong bandar narkoba. 1 diantaranya dilakukan pemunduran yang berasal dari Filipina. Terlepas dari kebenaran dari hasil pemeriksaan dan putusan hukum, hal penting yang kita catat adalah Indonesia dengan tegas memberi shock teraphy bagi peredaran narkoba.
Bukan Indonesia atau bahkan dunia kalo tidak ada pro dan kontra. Dengan dalil masing-masing meyakinkan untuk memenangkan pendapat. Ada yang mempertahankan pendapat hukuman mati menjadi efek jera bagi peredaran narkoba. Narkoba adalah ekstraordinary crime atau pelanggaran hukum yang berat yang merusak generasi Bangsa bahkan manusia. Sedangkan pendapat lain mengatakan ini mungkin bisa salah menghukum, atau atas dasar perikemanusiaan, atau bahkan membunuh orang sama saja menambah pembunuhan atau menghukum pembunuhan dengan membunuh sama saja membunuh manusia. Ada lah pendapat semua orang bebas mengatakannya.
Pemerintahan Jokowi lah menjadi sejarah hukuman mati kepada pengedar narkoba. Tidak tahu apakah akan menjadi dasar bagi pemerintahan berikutnya atau tidak. Dunia selalu berubah. Ada yang punya niatan baik ada pula yang hanya datang sebagai pejuang bagi kepentingan dirinya. Siapa yang berjuang demi kepentingan kebaikan, kebenaran dan orang banyak / masyarakat ? Hanya dirinya dan Allah lah yang tahu. Noted in History.

Friday, April 24, 2015

Hati-hati dengan kata "Tetapi"

Akhir-akhir ini saya merasakan banyak orang mengatakan "Tetapi" atau "Tapi". Entah apa saya selama ini tidak pernah dengar, atau kurang memperhatikan, atau memang lagi ada budaya yang baru. Kata tetapi ini lebih seringny dibarengi dengan alasan. Kata tetapi ini lebih sering untuk menyangkal dari kebenaran.

Zaman serba selfi

Tahun 2014 adalah tahun yang serba selfi. Baik selfi secara visual maupun selfi secara tulisan. Banyak menuliskan unek2 yang ada di hati di facebook, upload foto apapun ke dalam facebook. Seakn semua orang tersihir akan budaya baru ini. Seakan semua orang digiring melakkan hal yang sama di internet. Apapun profesinayu, apapun kegiatannya. Ada yang berdoa di wall. ada yang memamerkan kecantikannya di internet, ada yang memamerkan kekayaan di internet.
Teknologi seperti dua sisi pisau. Jika kita menggunakan untuk kebaikan maka akan sangat bermanfaat bagi kita. Tapi jika kita gunakan untuk kejahatan, atau keburukan maka juga sangat ampuh untuk digunakan.
Cara berfikir kita mulai pendek, semua kita umbar di media sosial. Sedikit sja kita tidak suka kita langsung menuliskan ke media sosial. Ada yang dengan bahasa seperti kiyai, ada juga yang seperti bahasa orang paling benar, dan lain sebagainya. Itu semua tidak lah menguntungkan bagi penulisnya. Lebih baik kita jadikan sebuah momen adalah sebuah pelajaran. Jika tidak suka jadikan hikmah pelajaran untuk tidak menjadi apa yang tidak kita suka. Sesungguhnya apa yangtidak suka tidak sllu tidak baik buat kita. Malah kadang apa yang kita suka banyak juga yang tidak baik buat kita.
Teman teman perlu penyadaran diri, perlu menyelamatkan diri dari perilaku yang tidak terpuji. Gunakan teknologi dengan bijaksana, jangan terjerumus pada sisi yang buruk dari teknologi. Ayo isi dunia maya ini dengan isian yang baik dan indah niscaya dunia maya akan menjadi taman yang indah. Jika dunia maya ini kita isi dengan yang buruk buruk maka memang dunia maya ini menjadi dunia yang akan merusak dunia nyata.

Saturday, April 18, 2015

# 27 Maret 2015 Meninggalnya artis bernama Olga Syahputra

Kejadian luar biasa di tahun ini salah satunya adalah meninggalnya artis dengan banyak talenta. Salah satu artis muda yang meninggal dini di atas puncak karirnya. Hampir satu tahun ia dirawat di rumah sakit dengan mengidap penyakit meningitis penyakit yang sulit disembuhkan.
Olga dengan nama aslinya Yoga Syahputra yang akrab dipanggil olga syahputra ini meninggal sebelum dirinya hidup berkeluarga atau menikah. Bahkan tidak ada yang tahu siapa kekasihnya. Media, teman-temannya hanya menduga-duga saja belum ada fakta sama sekali.
Olga dengan kemampuan mudah bergaul ini disenangi banyak artis. Olga dengan keberaniannya berperan menjadi apapun ini disenangi oleh dunia perfilman, dunia presenter, sinetron sehingga ia diberikan penghormatan oleh media dan teman-teman artisnya ini sebagai Tribute for Olga syahputra bahkan sampai hampir satu bulan ini ia dikenang di dunia media.
Semoga ia diberi kebaikan dunia dan akhirat.

# Kejadian di Tahun 2015 tahun Batu

Salah satu kegemparan di tahun 2015 adalah maraknya dunia perbatuan. Setelah diberitakannya salah satu media tentang penemuan batu yang bisa digunakan untuk batu akik, maka banyak orang membicarakan tentang batu akik. Ada batu combong, batu sulaiman, Batu Akik Mirah Delima, Batu Akik Safir, Batu Akik Giok, Batu Akik Kecubung, Batu Akik Mutiara, Batu Akik Sulaiman, dan lain sebagainya. Hampir seluruh media membicarakan batu akik. Talk Show pun mengundang para penggila batu akik. Akibatnya harga batu akik ini pun menjadi mahal. 
Walau bukanlah hal aneh kalo setiap tahun selalu ada saja tren. Seperti di tahun-tahun sebelumnya ada tren tanaman gelombang cinta, tren burung, dan lain-lain. 
Pada tahun ini bulan Februari - APril 2015 masih banyak orang  membicarakan batu akik. 
Percaya atau tidak percaya terserah setiap pribadi. Tetapi realita membuktikan di tahun ini adalah tahun batu. 
Sejarah akan selalu berulang, walau akan muncul kembali di tahun yang akan datang. 

# Maret dan April 2015 Harga bensin naik turun

Walau mungkin sudah terlambat di tahun ini, adalah tahun kepemimpinan Jokowi yang katanya dulu adalah orang yang paling merakyat, tetapi realitanya kebijakan yang dilakukan tidak banyak memuaskan masyarakat. malahan masyarakat menerima imbas dari kebijakan. Apakah pemimpin sedang menyiapkan kebaikan untuk masyarakat dengan kebijakan ini, tidak ada yang tahu. Yang jelas harga bensin dinaikkan dari harga 6500 menjadi harga 8000, kemudian diturunkan lagi menjadi 7500. Terkesan bensin turun tapi secara total bensin tetap naik dari 6500 menjadi 7500. Apakah ini cara mebolak balikan pikiran masyarakat, apakah ini salah satu dari teknik manajemen psikologi masyarakat ?. Pada tahun ini dollar naik hingga kisaran angka 13.000 walaupun sebelumnya dari kisaran 11.000.

Kita tunggu babak berikutnya, apa kebijakan yang akan dilakukan pemerintah untuk menanggulangi ekonomi. 

#April 2015 pasca UN SMK

Antara tahun 2011 - 2015 ini hingga april 2015 ini, dunia pendidikan selalu gempar. Tulisan ini akan mencatat sejarah, bagaimana berjalannya dunia pendidikan di Indonesia. Sekaligus penulis web ini adalah pelaku dari sejarah ini yang juga merasakan imbas dari kebijakan negeri.
Entah kenapa kebijakan tidak bisa sejalan dengan realita di bawah. Apakah karena banyaknya kepentingan terhadap negeri ini. Apakah ada kepentingan luar negeri yang merongrong ideologi negeri ini ?. Apakah ada kepentingan luar negeri yang ingin merusak generasi dalam negeri ini ?. Apakah hanya karena kepentingan dari dalam saja yaitu yang mencari keuntungan uang semata dari projek-projek yang ada. Semua boleh membuat analisa. apalah di dunia ini kalo bukan uang, mau guru sampai kepada para pimpinan. Kenapa UN tidak bisa dihapus ? karena dari pucuk pimpinan sudah tahu, anggaran pendidikan itu 20%, berapa Triliyun uang harus dikeluarkan, dari UN saja sudah menyedot lebih dari 20% anggaran dari 20%. Belum lagi implementasi Kur 2013. dari pelatihan dari hulu ke hilir. UN yang berkepentingan adalah mereka yang duduk di dalam panitia UN di negeri ini. Semua pasti tahu apa yang terjadi, tetapi tidak bisa melakukan apa-apa. 

Berita kali ini saya juga sampaikan dari berbagai berita, pasca UN SMK SMA, malah banyak anak melakukan hal-hal yang negatif diantaranya pesta sex, hingga mereka memesan hotel. dan lain sebagainya. 
Pendidikan karakter seprti hanya kata-kata, implementasi nya tidak tahu bagaimana. 

Kita akan simak apa lagi yang akan terjadi di masa depan ?

Catatan Indonesiaku

Blog ini kami buat untuk mencatat sejarah Indonesia dari waktu ke waktu biar bisa dibaca oleh generasi. Blog ini hanya sebuah catatan tanpa ada tendensi dengan siapapun. Saat ini kita butuh jurnalistik yang bertanggungjawab dan dapat dipercaya. Sampaikan apa adanya. Kalo tidak mendaptkan fakta sampaikan bahwa faktanya belum jelas, sehingga biarlah semua orang membuat kesimpulan sendiri.
Selamat membaca dan menikmati semoga generasi mau melihat dan menyimpan sejarah ini dengan baik. Jangan pernah terprovokasi.