Monday, August 17, 2015
Harga daging yang meroket hingga 120 ribu / KG
Sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Cimindi, Kota Cimahi, Jawa Barat, mogok berjualan daging karena harga daging sapi yang selalu naik. Pedagang tertidur di atas meja kios daging yang kosong di Pasar Palmerah, Jakarta, Senin (10/8/2015). Pedagang daging sapi melakukan aksi mogok jualan karena harga daging terus merangkak naik hingga mencapai Rp 130 ribu/kg. (Liputan6.com/Johan Tallo) Kata para pedagang karena kebijakan impor daging sapi yang dibatasi bahkan sehingga stok barang berkurang sedangkan permintaan banyak. Akibatnya harga semakin naik.
Pemerintah pun akhirnya turun tangan menyelediki permasalahan di pasar. Pemerintah menilai kementrian pertanian, dan kementrian perdagangan dalam hal ini bertanggungjawab untuk menjaga kestabilan harga di pasar.
Ada banyak kemungkinan yang menyebabkan permasalahan ini diantaranya :
1. Pembatasan impor daging sapi membuat para pedagang importir memutar otak untuk bisa membuka kembali kran impor sehingga mencapai omzet yang diharapkan.
2. Persiapan menghadapi Idul Qurban oleh para pedagang besar yang mungkin akan menggenjot kenaikan harga sapi pada saat hari H idul Qurban.
Pada tanggal 10 Agustus ini, kami Indonesia time mencatat bahwa permasalahan ini masuk dalam sejarah Indonesia dimana harga naik pernah mencapai harga 130rb/Kg Cukup fantastis. Apapun alasan dan penyebab permasalahan ini biar pembaca membuat kesimpulan dan dugaan sendiri.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment